Minggu, 25 Oktober 2026

Buku Acuan Persalinan Kurang Bulan


Persalinan kurang bulan sampai saat ini masih merupakan masalah di dunia termasuk Indonesia, terkait prevalensi, morbiditas dan mortalitas perinatal yaitu penyebab utama kematian bayi dan penyebab kedua kematian setelah pneumonia pada anak di bawah usia lima tahun (Erez , 2013). Kejadian persalinan kurang bulan berbeda pada setiap negara, di negara maju seperti Eropa angkanya sekitar 5-11 %, sedangkan di USA sebesar 11,5%, sedangkan di negara yang sedang berkembang angka kejadiannya masih jauh lebih tinggi, misalnya di Sudan sekitar 31 %, India sebesar 30%, dan Afrika Selatan yaitu 15% (Osterman et al., 2015). Berghella (2017) menyatakan bahwa lebih dari satu juta bayi meninggal karena persalinan kurang bulan setiap tahun didunia atau 1 (satu) bayi setiap 30 detik. (sriher)

Lebih lengkap (Download free):
https://drive.google.com/file/d/11X65vg_13vFY6UH2MDxDVsxUBNifXozB/view?usp=share_link

Senin, 19 Oktober 2026

eBook: Asuhan Kebidanan (Pranikah dan Pra Konsepsi)


         American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyatakan bahwa ketidaksuburan didefinisikan sebagai kegagalan untuk hamil setelah 12 bulan pernikahan dan mempengaruhi sekitar 12% dari sistem reproduksi (Jessica dan James, 2022). Ketika pasangan wanita tidak berhasil hamil setelah satu tahun perkawinan, kedua pasangan perlu melakukan pemeriksaan fisik dan medis yang komprehensif. Tes kesuburan untuk wanita dan analisis sperma, dimana laki-laki menjadi penyumbang 50% dari semua kasus infertilitas, sehingga penting untuk dilakukan pemeriksaan kedua pasangan agar diketahui masalah infertilitas lanjutan (Americanpregnancy.org, 2023). (sriher)

Lebih lengkap (free download):
https://drive.google.com/file/d/14uVMyojUXMgAxOqEwbGrZxIvECRYPVEG/view?usp=share_link

eBook: Penyulit Obstetri dan Komplikasi Medis


         Trombofilia adalah kondisi ketika proses pembekuan darah di dalam tubuh meningkat sehingga darah menjadi mudah membeku. Kondisi ini dapat menyebabkan terbentuknya gumpalan darah (trombosis) di pembuluh darah. Pembekuan darah merupakan proses alami untuk menghentikan perdarahan ketika pembuluh darah terluka. Proses ini membutuhkan keseimbangan antara proses pembekuan darah (prokoagulan) dan antipembekuan darah (antikoagulan). Peran antikoagulan sendiri adalah untuk mencegah pembekuan darah yang berlebihan. Pada trombofilia, proses prokoagulan dan antikoagulan tidak seimbang. Akibatnya, darah mudah membeku, bahkan ketika pembuluh darah tidak terluka. Pembekuan darah secara berlebihan ini dapat membentuk gumpalan darah yang menimbulkan masalah kesehatan serius, seperti deep vein thrombosis/DVT (penggumpalan darah satu/lebih pembuluh darah vena dalam). (Sriher)

Lebih lengkap (free download):
https://drive.google.com/file/d/1AlbRrqfm-_8tqyxPuOC6azIg1h4PWuRI/view?usp=share_link

eBook: Konsep Vasektomi dan Permasalahannya


     Rendahnya partisipasi pria dalam KB dan kesehatan reproduksi pada dasarnya tidak terlepas dari operasional program KB yang selama ini dilaksanakan mengarah pada wanita sebagai sasaran. Demikian juga masalah penyediaan alat kontrasepsi yang hampir semuanya untuk wanita, sehingga masyarakat berpersepsi bahwa mulai dari hamil dan melahirkan adalah wanita, sehingga wanitalah yang harus menggunakan alat kontrasepsi. Pemerintah sudah berupaya tegas dengan melakukan berbagai peningkatan partisipasi pria dalam keluarga berencana dan kesehatan reproduksi melalui kebijakan yang telah ditetapkan, salah satunya vasektomi.

        Penggunaan vasektomi masih rendah hal ini dikarenakan faktor agama yang menganggap vasektomi haram, ditambah lagi beredarnya rumor di kalangan masyarakat bahwa vasektomi identik dengan kebiri (menghilangkan testis), mengurangi gairah seksual, penis menjadi lemas, berat badan naik, pembawaan menjadi malas, dan tidak maskulin. Beredarnya rumor tersebut berakibat adanya salah informasi, di mana tidak ada kaitan vasektomi dengan gangguan fungsi seksual, ereksi tetap normal seperti sebelumnya dan bertahan hingga terjadinya ejakulasi (klimaks). (Sriher)

Lebih lengkap (free download):

https://drive.google.com/file/d/1PQf5Ewe_VFC9JtSfNmzEtO0HqEfbsuEa/view?usp=share_link

Kamis, 10 September 2026

Buku Panduan Kartu e-KASIHKU


        Persalinan kurang bulan (PKB) adalah penyumbang mortalitas dan morbiditas bayi di awal kehidupannya danprevalensinya yaitu lebih dari satu juta bayi meninggal karena PKB setiap tahunnya di seluruh dunia atau satu bayi setiap 30 detik dan merupakan masalah terbesar dunia termasuk Indonesia. Referensi ataupun buku-buku serta penelitian dibidang PKB masih sangat terbatas, baik buku tentang kehamilan dan persalinan, namun buku khusus persalinan kurang bulan masih sangat kurang. Begitu pula aplikasi dalam bentuk android khusus persalinan kurang bulan belum ada sama sekali, sehingga buku ini dibuat untuk memudahkan para provider di lapangan melakukan pencatatan PKB secara otomatis melalui sistem, agar tidak lagi menggunakan secara manual. 

        e-KASIHKU merupakan kartu skor elektronik untuk memprediksi kejadian persalinan prematur dalam bentuk aplikasi android, dan termasuk dalam domain lima tingkat pencegahan (5 level prevention) yaitu health promotion, specific protection, early diagnosis and prompt treatment serta disability limitation dan rehabilitation, maka e-KASIHKU ini termasuk dalam domain tingkat satu dan dua. (sriher)

Link eBook (free download):

https://drive.google.com/file/d/11X65vg_13vFY6UH2MDxDVsxUBNifXozB/view?usp=share_link

My Lovely

My Lovely
14 November 2007